Peraturan dan Budaya Merokok di Jepang

Peraturan dan Budaya Merokok di Jepang

Merokok di Jepang telah mengalami perubahan signifikan dari masa lalu yang “ramah perokok” menuju regulasi yang semakin ketat. Perubahan ini didorong oleh kesadaran akan dampak kesehatan dan upaya perlindungan terhadap perokok pasif.

Sejarah Merokok

Sejarah tembakau di Jepang berawal sejak diperkenalkan oleh Eropa pada abad ke-16. Pada awalnya, penggunaan tembakau dilakukan dengan pipa tradisional yang disebut kiseru. Setelah Perang Dunia II, rokok berbentuk sigaret mulai populer dan menjadi komoditas penting bagi pemerintah. Merokok sempat menjadi bagian yang diterima secara luas dalam budaya https://jamesmazurdpm.com/ Jepang, dengan tingkat merokok yang tinggi, terutama di kalangan pria. Namun, sejak tahun 1990-an, kesadaran akan kesehatan dan kampanye antirokok menyebabkan penurunan konsumsi rokok secara bertahap dan signifikan.

Usia Merokok

Undang-undang Jepang melarang keras pembelian dan konsumsi rokok bagi individu di bawah usia 20 tahun. Meskipun usia mayoritas di Jepang diturunkan menjadi 18 tahun pada tahun 2022, usia legal untuk merokok tetap 20 tahun. Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan denda. Oleh karena itu, saat membeli rokok di toko serba ada (konbini) atau menggunakan mesin penjual otomatis, pembeli mungkin diminta untuk menunjukkan bukti usia (Kartu Taspo untuk mesin penjual).

Harga Rokok

Harga rokok di Jepang tergolong mahal dibandingkan dengan beberapa negara. Rata-rata harga sebungkus rokok berkisar antara 500 hingga 600 yen (sekitar $3,25 hingga $3,90 USD). Sekitar 65% dari harga tersebut merupakan pajak, dan kenaikan pajak yang hampir setiap tahun terjadi menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menekan angka perokok.

Larangan Merokok

Regulasi merokok di Jepang kini sangat ketat, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Larangan Merokok di Dalam Ruangan

Sejak 1 April 2020, larangan merokok di dalam ruangan telah diterapkan secara prinsip di berbagai fasilitas umum untuk mencegah asap rokok pasif. Secara umum, merokok dilarang di:

  • Sekolah, rumah sakit, fasilitas kesejahteraan anak, dan instansi pemerintah.
  • Restoran dan bar, kecuali di ruang merokok khusus yang berventilasi baik (di mana makan dan minum tidak diperbolehkan). Namun, beberapa tempat kecil dengan modal dan luas lantai terbatas, yang dibuka sebelum April 2020, mungkin diizinkan merokok dengan menempatkan tanda peringatan.
  • Kereta api, bus, dan pesawat terbang.

Larangan Merokok di Luar Ruangan

Di banyak kota besar dan distrik sibuk di Jepang, merokok sambil berjalan (suigara-sute) dan merokok di jalan raya dilarang oleh peraturan daerah. Tujuannya adalah untuk mencegah bahaya luka bakar dan gangguan terhadap pejalan kaki. Merokok di luar ruangan hanya diperbolehkan di area merokok khusus (kitsuenjo) yang telah ditetapkan, yang sering ditemukan di sekitar stasiun kereta, pusat perbelanjaan, atau di sudut gedung perkantoran. Pelanggaran terhadap larangan ini dapat dikenakan denda.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *